Breaking News
Loading...

Tentang Penulis, Reza Muslim Adiatma

"Aku Hanya Manusia biasa dari Milyaran manusia yang tercipta di dunia, mencoba melakukan hal yang bermanfaat dengan cara ku, agar kemudian bisa terlihat berbeda dari Milyaran manusia Lainnya"
Seorang Muslim, saat ini saya menekuni usaha Property Syariah, Internet Marketers dan Memiliki Usaha Travel di Jakarta
diantara cinta dan karunia Kaia Khalifah Azzamy &
Kaira Humaira Azzahra
,
Rabu, 01 Desember 2010

Assalamualaikum wr.wb
puji serta syukur mari kita panjatkan hanya kepada Allah SWT,tuhan penguasa Alam,satu satunya tuhan yang selalu sibuk dengan segala kuasanya,satu satunya Tuhan yang memiliki hak untuk disembah,yang masih memberikan kita kesempatan untuk memperbaiki diri kita,
Selawat serta salam mari kita sampaikan kepada sang pemimpin umat terbaik,manusia terseuci yang pernah dilahirkan didunia ini,manusia dengan akhlaknya yang begitu sempurna lagi mempesona,.seorang pemimpin paling pemberani dan gagah dalam menegakkan syariat,dan seorang suami paling romantic bagi istri istrinya,.yaitu baginda besar nabi Muhammad SAW..
Dalam kesempatan kali ini,izinkan saya mengingatkan diri,lagi mengingtkan para pembaca sekalian atas kandungan daripada surat Al-ashr(103)
Surat berjumlah 3 ayat yang diturunkan di mekkah ini,
Dibuka dengan kata demi masa..Allah bersumpah demi masa,.demi waktu,..sedang telah kita ketahui bahwa Allah,tidaklah bersumpah,kecuali dengan sesuatu yang memiliki makna atau prioritas yang utama,.dalam surat ini Allah bersumpah demi waktu,.waktu yang begitu amat mahal,bahkan amat berharga,karna berapapun harga yang ditawarkan,takkan pernah bias membelinya meskipun hanya 1 detik
Dalam ayat selanjutnya Allah kemudian mengatakan “sungguh,manusia berada dalam kerugian,disini jelas bahwa Allah mem”vonis” bahwa manusia berada dalam keadaan kerugian,.,dalam benak terdalam muncul berbagai pertanyaan atas pernyataan ini,bagaimana bisa Allah menciptakan Manusia,sedang manusia berada dalam kerugian??
Ternyata..
Dalam ayat terakhir dalam surat ini,Allah menutupnya dengan mengucapkan bahwa kecuali orang orang beriman dan mengerjakan amal shaleh serta saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.,ternyata ayat ayatnya saling berkorelasi atau berkaitan..dengan ayat pennutup ini,jelas sudah..bahwasanya..memang adalah benar manusia berada dalam kerugian,kecuali mereka yang beriman dan mengerjakan amal sholeh serta saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

Saya sangatlah yakin bahwa,tidak ada seseorang yang hidup didunia ini yang menginginkan kerugian,yang mencita citakan kerugian..kalaupun kita semua pernah mengalami kerugian,pastilah kita akan belajar dari kerugian tersebut untuk mencari keberuntungan..
Begitu pula dalam surat ini,.Allah benar benar mengatakan bahwa manusia berada dalam kerugian,.namun Allah jelaskan pula bagimana cara kita manusia,untuk lepas dari keadaan merugi itu,.
Yaitu dengan menjadi orang yang beriman dan mengerjakan amal soleh dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
Kalau kita benar benar memperhatikan ayat ini maka jelaslah kita temukan sebuah formula untuk menjadi orang beruntung
tidak hanya dibutuhkan keimanan..atau mengerjakan amal soleh..atau menasihati dalam kebenaran dan kesabaran saja..
Bukan atau tetapi dan
Disini Allah bukan menawarkan pilihan tetapi disini Allah mengajukan persyaratan..persyaratan untuk keluar dari kerugian yaitu dengan beriman dan mengerjakan amal sholeh dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
Tentunya tidak ada diantara kita yang ingin menjadi orang merugi,maka dengan ini semua jelaslah semua,.memang tidak mudah jika kita melihat syaratnya,.namun kendati demikian..janganlah pernah menyerah dalam berusaha..

1/12/2010

0 komentar:

Posting Komentar