Breaking News
Loading...

Tentang Penulis, Reza Muslim Adiatma

"Aku Hanya Manusia biasa dari Milyaran manusia yang tercipta di dunia, mencoba melakukan hal yang bermanfaat dengan cara ku, agar kemudian bisa terlihat berbeda dari Milyaran manusia Lainnya"
Seorang Muslim, saat ini saya menekuni usaha Property Syariah, Internet Marketers dan Memiliki Usaha Travel di Jakarta
diantara cinta dan karunia Kaia Khalifah Azzamy &
Kaira Humaira Azzahra
,
Kamis, 28 Juli 2011



Pernahkah terpikir bahwa paradigma adalah salah satu harga mati dalam keberhasilan kita dalam mengarungi kehidupan ini ?
Atau selama ini kita masih belum faham,seberapa penting paradigma itu?
Simaklah sedikit kisah ini, insyaAllah akan menambah wawasan kita tentang pentingnya paradigma itu :
Ketika kuliah, saya punya teman bernama rere , sebenarnya dia orang yang menyenangkan, tetapi tiba tiba dia semakin sulit untuk diajak bicara, mudah tersinggung dan sering sekali merasa diacuhkan. Ia menjadi pemurung dan memang semua orang susah mendekatinya. Akhirnya saya mulai menjauhinya dan meninggalkannya.
Saat liburan, saya dan teman teman berlibur tanpa mengajak rere, seperti biasa, ketika kami bersama kami sering membicarakan orang lain, sampai satu saat ketika salah satu temanku membicarakan rere, “ohya,sudah denger belom tentang rere? Belakangan dia terlihat murung, ternyata karena orangtuanya meninggal.”
Ketika saya mendengarnya saluruh perspektif saya tentang rere, yang sensitive, acuh dan mudah tersinggung berubah seketika, saya jadi tidak enak sendiri, merasa jahat, meninggalkan rere ketika ia benar benar sedang membutuhkan seseorang.hanya dengan mengetahui informasi kecil itu, pandangan saya berubah dan seluruh sikap sayapun berubah. Ini adalah sebuah pengalaman yang berharga bagi hidup saya.”

Bagaimana sahabat??
Sudahkah kita bisa melihat hikmah dalam cerita singkat ini?
Ternyata begitu besar pengaruh paradigma dalam kehidupan kita,baik kepada orang lain, ataupun diri kita sendiri
Dua mata kita tidak akan pernah mampu melihat segala sesuatu secara keseluruhan, sedang kita terlalu sibuk bermain dengan penilaian pribadi kita kepada orang lain.

Masihkah kita memandang sesuatu dengan sudut pandang kita sendiri, dan tidak mau menghiraukan factor factor lainnya? Sedang mungkin orang orang yang kita sangka buruk, sesungguhnya jauh lebih baik daripada kita. Jika itu masih kita lakukan maka, HENTIKAN sekarang juga!! Coba posisikan diri kita sebagai orang lain, sebagai contoh mari bersama kita simak satu kisah singkat lagi,
…aku memiliki banyak kelebihan,semua orang ingin mendekatiku karena kelebihanku, dan aku menghiraukan orang orang disekitarku, baik itu murid lama dikelas atau murid baru, aku tidak mendekati mereka yang tidak ingin mendekatiku. Hingga satu saat orangtua ku kerja diluar kota dan memaksaku dan keluarga pergi bersamanya, disana aku masuk ke sekolah baru dan menjadi murid baru, disaat inilah aku baru merasa, tidak enaknya diacuhkan dan hiraukan..
Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari tulisan tulisan ini,

26 sya’ban 1432
Reza Muslim

0 komentar:

Posting Komentar