Breaking News
Loading...

Tentang Penulis, Reza Muslim Adiatma

"Aku Hanya Manusia biasa dari Milyaran manusia yang tercipta di dunia, mencoba melakukan hal yang bermanfaat dengan cara ku, agar kemudian bisa terlihat berbeda dari Milyaran manusia Lainnya"
Seorang Muslim, saat ini saya menekuni usaha Property Syariah, Internet Marketers dan Memiliki Usaha Travel di Jakarta
diantara cinta dan karunia Kaia Khalifah Azzamy &
Kaira Humaira Azzahra
,
Minggu, 17 Agustus 2014

Hallo sahabat pembaca blog berbagi catatan


Bohong lah jika dalam berdoa kita tidak pernah meminta kepada Allah untuk meminta rezeki, memperluas rezeki, dan memberkahi rezeki..
Saya yakin hampir semua manusia yang berkebutuhan akan senantiasa berdoa ini, baik doa yang di lafadzkan maupun yang ada didalam hati.. bahkan secara jujur kita semua sadar bahwa, kita lebih sering mencari yang tidak ada, meminta kepada Allah daripada mensyukuri apa yang telah Allah berikan kepada kita..
ini dia cara yang harus kita lakukan untuk memperluas rezeki kita



Dalam kesempatan kali ini saya ingin sedikit berbagi cerita tentang bagaimana seharusnya kita menyikapi rezeki, cara kita menyikapi rezeki tentu sangat berpengaruh pada luasnya rezeki kita. Sebelumnya saya akan mengkisahkan sebuah cerita tentang seorang pemuda yang gigih dalam berusaha namun belum juga kunjung menemukan titik balik kesejahteraannya

..adalah cerita tentang Seorang Pemuda gigih.. dia bekerja siang dan malam untuk mencukupi hidupnya, karena ia Yakin bahwa Allah tidak akan merubah nasib seorang hamba kecuali hambanya yang berupaya merubahnya.. ia mengamalkan segala apapun yang diajarkan dan yang dipelajari untuk menambah rezeki, mulai dengan bekerja lebih keras, bekerja lebih cerdas, berbagi dengan yang tidak punya, berbakti kepada orang tua dan menikah..
sampai suatu ketika dia jatuh cinta kepada seorang wanita yang baru di jumpainya hingga akhirnya ia menikahi wanita itu, awalnya dia belum begitu mengenal wanita itu, bagaimana latar belakangnya, keluarganya dan pendidikannya, ternyata wanita yang dia cintai adalah seorang saudagar yang sangat kaya raya, keturunan dari keluarga ningrat .. tentulah setelah menikah  Hidup pemuda ini  berubah, pemuda ini sekarang memiliki kehidupan yang lebih baik..tempat tinggal yang jauh lebih baik, kendaraan yang lebih baik dan lain sebagainya.. 

Namun pemuda ini adalah seorang yang memiliki pribadi yang keras .. dia merasa bahwa semua adalah milik istrinya.. sedang dia hanya seseorang yang menumpang hidup dan menikmati kekayaan istrinya.. sindiran dan cibiran pun dia terima dengan emosi dan amarah yang menggelora, sehingga hampir semua fasilitas yang dimiliki oleh istrinya tidak di gunakan sama sekali, dan bersikeras mencari rezeki Allah dengan usahanya sendiri.. juga beranggapan bahwa mengapa Allah belum juga menurunkan rezeki Nya, padahal saat ini dia harus menanggung biaya istrinya..”

sahabat sekalian coba mari bersama kita merenung..

Bukankah Rezeki itu datangnya dari Allah ? 
Bukankah Rezeki Allah itu luas ?
Maka jangan mempersempitnya dengan pemahaman bahwa 
"Rezeki itu hanya sesuatu yg berasal dari usaha sendiri"

Rezeki Allah itu kadang sering melalui orang lain, bisa jadi melalui orang tua, bisa jadi melalui istri , melalui suami, bisa jadi melalui sahabat, bisa jadi melalui partner kerja, bahkan bisa jadi melalui kompetitor bisnis

Bukankah saat kita kecil, ketika kita belum bisa bekerja dan berupaya orang tua lah perantara rezeki kita? Begitu pula dengan sepenggal cerita diatas..

Pemuda itu memang gigih, memang baik dan mungkin niatnya mulia,. Namun ada satu yang dia lewati, yaitu pemuda ini melawati bahwa sebenarnya Allah telah memberikannya rezeki yang baik melalui istrinya..pemuda ini lupa bahwa semua bersalah dari Allah, pemuda ini lupa untuk bersyukur.. sibuk mencari dan menegaskan keyakinan dalam dirinya.. 

Allah memang maha mengabulkan doa, tetapi ketahuilah bahwa Allah lah yang lebih mengetahui atas segala urusan yang ada di bumi dan di langit beserta isinya.. bisa jadi Allah belum memberikan rezeki karena kita belum siap, karena waktunya belum tepat, atau karena kita belum mensyukuri apa yang telah ia Berikan ? 
ini dia cara yang harus kita lakukan untuk memperluas rezeki kita

Semua apa yang kita makan, kita gunakan dan kita fungsikan, baik dari usaha kita sendiri maupun orang lain adalah rezeki dari Allah.. 
Ayo coba pahami bersama sahabat
"..Jika engkau bersyukur, maka akan Aku tambah nikmatku.."

maka.. bersyukurlah sahabat


Jakarta bagian Utara

Reza Muslim Adiatma

dikutip dari tulisan di www.rezamuslim.blogspot.com
Follow my twitter @Reza_Muslim and be my friend on Facebook “Reza M Adiatma”

1 komentar: