Breaking News
Loading...

Tentang Penulis, Reza Muslim Adiatma

"Aku Hanya Manusia biasa dari Milyaran manusia yang tercipta di dunia, mencoba melakukan hal yang bermanfaat dengan cara ku, agar kemudian bisa terlihat berbeda dari Milyaran manusia Lainnya"
Seorang Muslim, saat ini saya menekuni usaha Property Syariah, Internet Marketers dan Memiliki Usaha Travel di Jakarta
diantara cinta dan karunia Kaia Khalifah Azzamy &
Kaira Humaira Azzahra
,
Selasa, 21 Oktober 2014

Bayangkan jika setiap hari kita harus bangun pagi, berangkat pagi dengan kondisi jalan yg macet
Kemudian pulang sore atau malam, dilakukan setiap hari tetapi hanya menerima upah satu kali dalam satu bulan, dengan upah yang sudah kita ketahui jumlahnya dan kapan kita akan menerimanya.Upah tersebut tidak akan naik secara signifikan, biasanya perlu waktu tahunan yang bisa membuatnya naik (itupun paling 500.000-1.000.000 kenaikannya)
Jabatan memang salah satu faktor yang bisa membuat upah kita naik, tapi ketahuilah bahwa jabatan yang tinggi di perusahaan tentu memiliki wewenang dan tanggung jawab yang tinggi pula. Jika kita bekerja sebagai karyawan biasa mungkin gaji kita kecil tetapi tanggung jawab kita pun kecil, waktu kerja kita senin-jumat dari pagi sampai sore, sedangkan jika kita telah memiliki jabatan mungkin waktu kerja kita bisa dari senin-minggu, jam kerja kita bisa kapan saja, dan ini adalah FAKTA, saya beberapa kali bertemu dan bicara dengan pajabat pejabat perusahaan, mereka semua bilang bahwa jam kerja mereka itu kapan saja perusahaan butuh, pernah satu kali saya membawa tour perusahaan ke Derawan di Kalimantan, di hari ke dua tiba tiba pimpinan (direktur) perusahaan itu menerima panggilan dan harus mengikuti meeting dengan komisaris esok siang (itu hari minggu) di Jakarta, sehingga akhirnya beliau harus pulang lebih awal dari jadwal yang sudah di tentukan.. sungguh sangat dramatik hehe..
Well guys..temen temen yang bekerja sebagai karyawan dimanapun anda berada, Tanpa disadari kita telah kehilangan banyak waktu kita bersama keluarga yang kita sayangi
Ibu bapak dan Istri kita menua lalu anak dan saudara kita beranjak dewasa tanpa banyak interaksi dengan kita, Kita begitu sibuk dengan rutinitas dan rekan kerja kita.. sampai lupa bahwa kita memiliki keluarga yang dulu membesarkan kita, mencintai kita atau keluarga yang sedang kita bina..
Lalu bayangkan jika saat ini kita merintis usaha, kita mungkin akan bekerja keras lebih daripada saat kita bekerja sebagai karyawan di perusahaan, Jam kerja yg tidak karuan dan merangkap berbagai posisi mulai dari keuangan, pemasaran, produksi, operasional dan pengembangan.
Tapi jika kita terus fokus merintis usaha, bersabar dalam letih dan lelah, terus belajar dan melakukan evaluasi, mungkin 3 atau 5 tahun lagi Kita akan memiliki sistem, perusahaan yg kita bangun akan berkembang besar dan memiliki karyawan yang akan meringankan pekerjaan kita
Namun tentu bukan hal mudah untuk mencapai titik keberhasilan tersebut, kita mungkin akan menghadapi banyak sekali tantangan dan permasalahan yang sangat rumit seperti kehilangan sahabat, di khianati, di tusuk dari belakang, kehilagan motivasi, kerugian, sepi order, complain dan lain lain. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kita tidak akan benar benar merasakan keberhasilan sebelum kita menemukan dan hal hal yang menyesakkan.  Dan saya membenarkan kalimat tersebut. Kita tidak akan pernah merasakan nikmatnya keberhasilan, nikmatnya kesabaran dan nikmatnya menggapai impian tanpa hal hal yang menyesakkan.
Sebenarnya masalah dan tantangan itu jika kita sikapi dengan baik, mereka adalah bekal bagi kita agar kita menjadi lebih baik dan bijak ke depannya. Sama halnya seperti pepatah “Puncak Gunung itu indah dan menarik, namun perjalanan untuk mencapainya tidak selalu indah”
Intinya seberapa banyak dan besar tantangan dan permasalahan yang datang, kita harus memiliki semangat dan impian yang jauh lebih besar daripada Tantangan dan permasalahan tersebut. Impian yang selalu mengganggu istirahat kita, impian yang selalu meresahkan kita sebelum kita mewujudkannya, impian yang selalu membuat kita betah berdoa dan belama lama bicara kepada Tuhan.
Percayalah dalam berusaha dan bersabar, kita pasti bisa merahi kemenangan, kemenangan yang membuat kita sangat merdeka, Baik merdeka waktu dan keuangan, Melakukan apapun yg kita sukai, membantu meringankan beban orang lain, membantu membuka lapangan kerja, manjadi perantara rezeki karyawan karyawan kita
Bukanhah hal ini sangat menarik??


3 komentar: